Warta

Persekutuan Pemuda 2019


Good Day Bro and Sis . . .


_*• • • R E M I N D E R • • •*_
~~~ _< dibaca pelan-pelan ya, dengan hati dan biasakan baca sampai habis >_ ~~~


*Shalom ! . . . Ya’ahowu !!! . . .*


_*Hi Guys, . . .*_
Diiringi doa dan sukacita, KOMPA BNKP Jakarta mengundang seluruh rekan-rekan Pemuda/i untuk hadir dalam acara *REFLECTION and RESOLUTION PEMUDA BNKP JAKARTA 2019* _dengan Tema_ : _*”GIVE YOUR HEART”*_ yang akan diselenggarakan pada :
Hari : *JUMAT*
Tanggal : *11 JANUARI 2019*
Jam : *18.00 WIB* ( _budayakan On Time_ )
Tempat : *Gedung Gereja BNKP Jemaat Jakarta*


Pelayan Firman : *Bapak Pdt. David Lase, M.Th*


• _Dresscode_ : *BIRU* dan atau *PUTIH* •


Kegiatan / Acara :
1. _*Ibadah Syukur & Perayaan Tahun Baru 2019*_;
2. *TUKAR KADO ( _Exchange Gifts_ )*^; dan 
3. _*Makan Malam Bersama*_.


^ _*Kado* minimal seharga *Rp 30.000,-* (Kado yang umum — bukan Makanan dan atau Minuman)_


*KADO* dibungkus dengan *KERTAS KORAN* ya.


°•° THANK YOU °•°
*Save the date… Don’t miss it!*
_*See you there and God bless you.*_


☆ Have a nice day ☆


_Salam dan Doa,_
_*°kompa.bnkpjkt°*_




Cc. : 
– BPMJ cq. Pembina KOMPA
– Pengurus Harian KOMPA
– Koordinator Tim Pelaksana (Sdr. Aldo Halawa)
– Masing2 Koordinator Lingkungan KOMPA
– Masing2 Koordinator Divisi KOMPA




#IbadahSyukurTahunBaru2019
#ReflectionandResolution
#GiveYourHeart
#ExchangeGifts
#YoungIntegrityTolerance
#BNKPMelayanidanMenjadiBerkat
#BertumbuhBerakarBerbuah
#MandiriDalamBerjemaat
#MelayaniDenganSegenapHati
#MasihdiGereja

Tuhan Adalah Gembalaku

Mikha 7 : 14 – 20 | “Tuhan Adalah Gembalaku”

Benar apa yang dikatakan Mikha bahwa kehidupan moral saat ini sudah sangat merosot. Banyak anggota DPR tidak bertindak sebagaimana layaknya wakil rakyat. Para pemimpin memutarbalikkan kebenaran hanya untuk kepentingan pribadi dan kekuasaan. Sehingga Mikha menyebutkan bahwa “orang jujur tidak ada lagi di antara manusia.” “Tangan mereka sudah cekatan berbuat jahat; pemuka menuntut, hakim dapat disuap; pembesar memberi putusan sekehendaknya, dan hukum, mereka putar balikkan!” (Mikha 7:2-4).

Sungguh oleh karena keadaan itu tidak ada yang bisa kita andalkan, teman yang kita harapkan bisa membela dan menolong kita, itu pun tidak bisa diandalkan (Mikha 7:5). Apa yang disebut teman adalah kalau “senang” saja, ada uang ada teman. Ada kedudukan ada teman, sehingga jika itu tidak terwujud akhirnya terjadilah “pecah kongsi”

Keluarga yang menjadi senjata terakhir untuk sebuah hubungan yang harmonis dan juga sebagai tempat untuk mewujudkan cinta kasih telah hilang sebab laki-laki menghina ayahnya, anak perempuan bangkit melawan ibunya, menantu perempuan melawan ibu mertuanya; sehingga musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya (Mikha 7:6). Akibatnya bumi akan menjadi tandus oleh karena penduduknya, sebagai akibat perbuatan mereka (Mika 7:13).

Apa yang dikatakan Mikha di atas bisa saja kita alami, sehingga kita tidak bisa melakukan apa-apa kalau hanya mengandalkan diri kita sendiri dan juga segala yang ada pada kita. Namun ada satu hal yang kita percaya: Allah telah mengutus anakNya Tuhan Yesus Kristus yang menjadi gembala kita, dan yang telah memberikan nyawaNya untuk kita (Yoh. 10:11). Dialah yang menuntun kita dengan tongkatNya, menggembalakan kita untuk memberikan yang terbaik bagi kita (Mikha 7:14; Mzm 23; Mzm 8:2; Yes. 40:11), sama seperti yang telah dilakukannya kepada umatNya Israel dahulu, membawa umatNya keluar dari penindasan di Mesir (Mikha 7:15).

Perbuatan Tuhan ini tidak mungkin bisa dilakukan oleh bangsa-bangsa di dunia ini. Apa yang dilakukan Tuhan jauh melampaui apa yang dilakukan bangsa-bangsa, dan hanya Tuhan yang mampu. Sehingga keperkasaan mereka tidak ada apa-apanya, malah mereka takut dan gemetar. Perbuatan Tuhan ini justru membuat mereka takut dan gentar, dan membuat mereka datang kepada Tuhan (Mikha 7:16-17).

Bukan hanya itu saja bahwa Tuhan itu adalah Mahapengampun, memafkan pelanggaran-pelanggaran kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita, dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut. Dia yang menunjukkan kasih setia kepada Abraham dan Yakub, Dia juga yang akan menunjukkan kasih setiaNya kepada kita (Mikha 7:.18-20; Yez. 18:23; Yer. 3:31).

 

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman;  itu bukn hasil usahamu, tetapi pemberian Allah & Efesus 2 : 8

 

*) Kumpulan Khotbah 2018                 BNKP JEMAAT JAKARTA

Warta Minggu 8 April 2018

WARTA LINGKUNGAN / KOMISI / MAJELIS JEMAAT

  1. KUNJUNGAN PARA PELAYAN : Perkunjungan para pelayan yang dipimpin oleh Pendeta bersama Satua Niha Keriso dilaksanakan minggu ini di Lingkungan IV (empat). Satua Niha Keriso setempat diharapkan koordinasi dengan para Pendeta untuk menyesuaikan waktu dan tempat warga jemaat yang akan dikunjungi.
  2. KEBAKTIAN LINGKUNGAN : Lingkungan I : Diberitahukan bahwa Kebaktian Lingkungan I (satu) akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 14 April 2018 Pukul 00 WIB di rumah keluarga Bpk Ama/Ina Purnama Zebua, Alamat : Perumahan Griya Kenanga (Jl. Kenanga IX Blok AA No. 16, Grondrong – Cipondoh, Tangerang. Segenap warga lingkungan I (satu) diundang hadir dalam kebaktian dimaksud. Pengumuman ini merupakan undangan resmi.Diberitahukan bahwa Kebaktian Pengucapan Syukur Gabungan Lingkungan IV & V akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 14 April 2018 Pukul 00 WIB di Gereja BNKP Jemaat Jakarta (lantai dasar). Segenap warga lingkungan IV & V diundang hadir dalam kebaktian dimaksud. Pengumuman ini merupakan undangan resmi.
  3. KMG : Diberitahukan kepada seluruh Warga Jemaat bahwa pada bulan April 2018 akan diadakan Pelatihan Calon Pelatih Paduan Suara di Gereja BNKP Jakarta atas kerjasama KMG dan Personil Yamuger sebanyak 8 kali pertemuan (7 kali pelatihan dan 1 kali Ujian). Pelatihan kedua dengan Trainer dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 April  2018, pukul 14.00d 16.00 WIB di Gereja BNKP Jakarta. Cp. : 1. I. Ellen Zebua (081286077300) SNK. Ama Liandra Gea (081321749447) Bobby Zalukhu (081281628078)
  4. Diberitahukan bahwa Latihan Gabungan PSW dan PSP akan dilaksanakan pada hari Selasa, 10 April 2018 pukul 19.00 WIB di Ruang Nehemia. Pengumuman ini merupakan Undangan Resmi.-
  5. ANGGOTA JEMAAT BARU : Diberitahukan bahwa nama Bapak/Ibu Saudara/i kita berikut ini telah mendaftarkan diri menjadi Anggota Gereja BNKP Jemaat Jakarta yaitu : Ibu Raima Telaumbanua (Ina Redi Gulö) – Lingkungan III,  Fa’ahakho Dödö Gulö – Lingkungan III, Roy Marthin Arisman Gulö – Lingkungan III (Majelis dan Warga Jemaat BNKP Jakarta menyambut dengan sukacita kehadiran Bapak/Ibu Saudara/I dalam persekutuan dan ibadah di Gereja BNKP Jemaat Jakarta.-)
  6. Pelantikan &  Serah Terima Pendeta Jemaat: Acara Pelantikan & Serah Terima Pendeta Jemaat BNKP Jakarta serta Pelantikan Satua Niha Keriso (PAW) dan Pengurus Komisi (PAW) Masa Pelayanan 2017-2022 yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Tuhoni Telaumbanua, M.Si (Ephorus BNKP), akan dilaksanakan dalam Kebaktian Minggu tanggal 8 April 2018 jam 09.00 WIB di Gedung Gereja BNKP Jemaat Jakarta. (dresscode: Laki-laki berpakaian Jas; Perempuan menyesuaikan).-

Melayani Karena mengasihiNya

Yohanes 21 : 15 – 19 | “Melayani Karena mengasihiNya”

Kisah percakapan Tuhan Yesus dengan Rasul Petrus dimana Tuhan bertanya “Simon, anak Yohanes apakah engkau mengasihi aku lebih daripada mereka ini?” (ay 15) dan Petrus menjawab “Benar Tuhan” (ay 15). Karena Rasul Petrus menyatakan mengasihi Tuhan maka Tuhan berkata “Gembalakanlah domba-dombaKu” (ay 15). Apa yang dinyatakan Tuhan dalam perikop ini?

  1. Gembalakan dengan dasar kasihNya.
    “bahwa aku mengasihi Engkau. Kata Yesus kepadanya: Gembalakanlah domba-dombaKu” (ay 16). Apakah yang akan terjadi jika Rasul Petrus berkata “Tidak”? Alkitab tidak mencatat, tetapi besar kemungkinan bahwa Tuhan tidak akan meminta untuk menggembalakan. Karena Tuhan berkata “engkau berharga di mataKu dan mulia dan Aku ini mengasihi engkau” (Yes 43:4). Hanya orang-orang yang mengasihi Tuhan yang diijinkan menggembalakan domba-domba yang dikasihi Tuhan. Rasul Yohanes berkata ““Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya” (1 Yoh 4: 21). Dikatakan pula, “Jikalau seorang berkata aku mengasihi Allah dan ia membenci saudaranya maka ia adalah pendusta….” (1 Yoh 4:20). Sadari pula panggilan penggembalaan bukan hanya di gereja tetapi juga di dalam rumah tangga di mana bapa dipanggil sebagai gembala.
    2. Gembalakan seluruh dombaNya
    “Gembalakanlah domba-dombaKu” (ay 15, 16, 17) (NKJV: Feed my lamb … take care of my sheep …feed my sheep). Tuhan berkata anak-anak domba dan domba, baik yang kecil maupun yang dewasa. Di dalam penggembalaan terbagi dalam:  balita, anak-anak, remaja, dewasa dan lancia tetapi tetap merupakan kesatuan. Dinyatakan oleh Rasul Paulus, “kamu yang rohani harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut….” (Gal 6:1). Alkitab mencatat kisah murid-murid yang memarahi orang-orang yang datang membawa anak-anak kecil kepada Yesus dan Tuhan berkata “Biarkanlah anak-anak itu, jangan menghalang-halangi mereka datang kepadaKu” (Mat 19:14). Yang perlu diperhatikan adalah ketertiban dalam gereja Tuhan, “Sebab Allah tidak menhendaki kekacauan tetapi damai sejahtera” (1 Kor 14:33). Dari sebab itu gereja dan keluarga perlu membina keharmonisan dengan berbagai usia dan harus mampu untuk saling menghargai dan menghormati. Dibenarkan diadakan kegiatan khusus dan spesifik untuk memenuhi kebutuhan di antaranya Sekolah Minggu, Youth Fellowship dan Persekutuan Lancia dll.
  2. Gembalakan sesuai kehendakNya
    “Sesungguhnya ketika engkau masih muda … berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua ….orang lain … yang membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki” (ay 18). Dari bebas menjadi tidak bebas, dari yang kaukehendaki menjadi yang tidak kaukehendaki. Gembala harus melakukan kehendakNya bahkan siap menyalibkan kedagingannya seperti dinyatakan, “bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah” (ay 19). Apa yang menjadi kehendakNya dalam penggembalaan? Tuhan Yesus menyatakan gembala yang baik, “menjaga pintu … memanggil … menuntunnya….” (Yoh 10:3-4) bahkan “memberikan nyawanya….” (Yoh 10:11) dan akibatnya dikatakan “ia akan selamat dan ia akan …. menemukan padang rumput… mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan” (Yoh 10: 9-10). Domba yang baik dinyatakan “domba-domba mendengarkan suaranya …. mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya” (Yoh 10: 3-4) bahkan “domba-dombaKu mengenal Aku” (Yoh 10:14) – mengenal gembalaNya (nya).

 

Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa

& 1 Petrus 5 : 2a

 

*) Kumpulan Khotbah 2018                 BNKP JEMAAT JAKARTA

12